KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) resmi meluncurkan proyek pembangunan dan peningkatan fasilitas infrastruktur di Kampus Baruga pada hari Rabu, 9 April 2026. Inisiatif ambisius ini merupakan bagian integral dari roadmap pengembangan institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara dengan total investasi mencapai Rp 85 miliar dalam dua tahun ke depan.
Peluncuran proyek yang disaksikan langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari Prof. Dr. Ir. H. Bambang Suryanto, M.Sc., Ketua Yayasan Muhammadiyah Kendari H. Mustafa Umar, S.E., M.M., serta para pemangku kepentingan lainnya ini menandai komitmen serius institusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengalaman akademik mahasiswa. Acara peluncuran berlangsung meriah di aula utama Kampus Baruga dengan dihadiri kurang lebih 500 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, staf administratif, serta perwakilan media massa lokal.
Kampus Baruga, yang tersebar di area seluas 12 hektare di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baruga, Kendari, akan mengalami transformasi signifikan melalui proyek pembangunan ini. Transformasi fisik ini diharapkan dapat meningkatkan daya dukung fasilitas akademik dan non-akademik seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa yang mencapai lebih dari 4.200 mahasiswa aktif di tahun akademik 2025/2026 ini.
### Lingkup Pembangunan yang Komprehensif
Berdasarkan master plan yang telah disusun oleh konsultan internasional terkemuka, proyek pengembangan infrastruktur Kampus Baruga mencakup beberapa komponen utama. Pertama, pembangunan Gedung Rektorat berlantai empat yang akan menggabungkan fasilitas perkantoran modern dengan ruang akademik, dilengkapi dengan teknologi smart building terkini. Gedung ini dirancang dengan arsitektur yang ramah lingkungan dan mencerminkan identitas kampus.
Kedua, pembangunan Perpustakaan Digital dan Pusat Sumber Belajar (Learning Resource Center) berlantai tiga dengan kapasitas menampung lebih dari 250.000 judul koleksi fisik dan akses ke jutaan sumber digital. Fasilitas perpustakaan yang akan dibangun ini dilengkapi dengan area belajar kolaboratif, studio multimedia, dan ruang diskusi yang dapat diakses selama 24 jam setiap harinya.
Ketiga adalah pembangunan Laboratorium Terpadu untuk mendukung program-program sains dan teknologi, khususnya untuk Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Sains dan Teknologi. Laboratorium ini akan mencakup ruang untuk ilmu kimia, fisika, biologi, mikrobiologi, laboratorium komputer, dan laboratorium rekayasa yang dilengkapi dengan peralatan berteknologi tinggi senilai miliaran rupiah.
Keempat, pembangunan Pusat Kegiatan Mahasiswa (Student Activity Center) berukuran besar yang akan menjadi jantung kehidupan mahasiswa di kampus. Fasilitas ini akan mencakup kantor organisasi mahasiswa, ruang rapat, studio musik, ruang olahraga serbaguna, dan kafe mahasiswa dengan kapasitas 400 orang. Pusat kegiatan mahasiswa ini dirancang untuk meningkatkan engagement dan mengembangkan soft skills mahasiswa di luar ruang kelas.
Kelima, pembangunan gedung asrama (dormitory) bertingkat enam dengan kapasitas 400 penghuni, dirancang dengan standar internasional lengkap dengan fasilitas kamar mandi pribadi, area belajar, dapur komunal, dan area rekreasi. Asrama ini khusus disediakan untuk mahasiswa dari luar daerah dan mahasiswa berprestasi dengan sistem manajemen yang modern.
Selain itu, proyek ini juga mencakup peningkatan infrastruktur pendukung seperti jalan akses kampus, sistem parkir bertingkat dengan kapasitas 800 unit kendaraan, taman hijau terintegrasi, sistem kelistrikan dengan panel surya kapasitas 200 kW, sistem manajemen air termasuk water recycling system, dan sistem keamanan terintegrasi dengan CCTV dan akses kontrol digital.
### Rencana Investasi dan Pendanaan
Ketua Yayasan Muhammadiyah Kendari H. Mustafa Umar dalam sambutannya di acara peluncuran menjelaskan bahwa total investasi Rp 85 miliar ini bersumber dari berbagai saluran pendanaan yang telah disusun secara strategis. “Kami berkomitmen untuk mewujudkan visi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan berkualitas internasional. Proyek pembangunan infrastruktur ini adalah bukti nyata dari dedikasi kami terhadap peningkatan kualitas,” ujar Mustafa Umar dengan penuh keyakinan.
Sumber pendanaan berasal dari alokasi dana dari Yayasan Muhammadiyah Kendari sebesar Rp 35 miliar, pinjaman dari lembaga keuangan perbankan sebesar Rp 30 miliar, kerjasama dengan investor swasta sebesar Rp 15 miliar, serta kontribusi dari organisasi internasional yang peduli terhadap pengembangan pendidikan di kawasan timur Indonesia. Model pendanaan ini memastikan bahwa proyek dapat berjalan sesuai timeline tanpa membebani operasional universitas.
Pelaksanaan proyek sendiri telah ditunjuk kepada kontraktor utama nasional terpercaya, PT Bintang Maju Konstruksi, yang memiliki pengalaman panjang dalam proyek pembangunan institusi pendidikan tinggi di berbagai belahan Indonesia. Direncanakan, tahap pertama pembangunan akan dimulai bulan Mei 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu 24 bulan, yaitu pada April 2028.
### Aspirasi Rektor dan Visi Pengembangan Jangka Panjang
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Bambang Suryanto, M.Sc., menyampaikan visi strategis yang mendasari proyek pembangunan ini dalam pidatonya yang inspiratif. “Kami percaya bahwa fasilitas dan infrastruktur yang memadai adalah fondasi dari pendidikan berkualitas. Investasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi untuk masa depan bangsa melalui lulusan yang kompeten dan berkarakter,” ungkap Prof. Bambang Suryanto dengan antusias.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa setiap komponen pembangunan dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan sosial. “Kampus kami akan menjadi model kampus hijau yang berkelanjutan. Kami mengintegrasikan teknologi energi terbarukan, sistem daur ulang air, dan arsitektur yang meminimalkan jejak karbon. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai institusi akademik terhadap lingkungan dan generasi mendatang,” lanjut Prof. Bambang Suryanto.
Visi jangka panjang yang disampaikan Rektor mencakup peningkatan akreditasi universitas ke level A (Sangat Baik) dalam lima tahun ke depan, peningkatan jumlah program studi berakreditasi internasional, peningkatan publikasi ilmiah dosen dalam jurnal internasional bereputasi, dan penguatan kemitraan dengan universitas-universitas terkemuka di tingkat regional dan global.
### Dampak Positif bagi Ekosistem Akademik
Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Harun Hidayat, M.T., menyatakan bahwa proyek pembangunan infrastruktur ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi proses pembelajaran dan penelitian. “Laboratorium terpadu yang akan kami bangun akan memungkinkan mahasiswa melakukan praktikum dengan peralatan modern yang setara dengan universitas-universitas top di Indonesia. Ini akan meningkatkan kompetensi lulusan kami secara dramatis,” kata Dr. Harun Hidayat dengan optimis.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Prof. Dr. Hj. Dra. Siti Nurhaliza, M.Kes., juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap fasilitas laboratorium baru yang akan mendukung program-program kesehatan. “Laboratorium kesehatan kami akan dilengkapi dengan peralatan diagnostic dan penelitian terkini. Mahasiswa kami akan mendapat pengalaman praktis yang sangat berharga untuk mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan profesional,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kemahasiswaan, Drs. Ahmad Kusuma, M.Pd., menerangkan bahwa pembangunan Pusat Kegiatan Mahasiswa akan menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa secara holistik. “Mahasiswa kami akan memiliki fasilitas memadai untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, dan keterampilan sosial mereka. Student Activity Center ini akan menjadi jantung dari kehidupan mahasiswa yang dinamis dan bermakna,” ujarnya.
### Manfaat Sosial Ekonomi bagi Masyarakat Lokal
Proyek pembangunan infrastruktur ini juga diharapkan memberikan manfaat sosial ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar Kampus Baruga. Selama masa konstruksi dua tahun ke depan, proyek ini akan menyerap tenaga kerja lokal diperkirakan mencapai 300-400 orang per tahunnya. Hal ini akan membuka peluang lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
Selain itu, pembangunan infrastruktur ini juga akan meningkatkan nilai ekonomi wilayah sekitar kampus. Dengan adanya fasilitas modern dan peningkatan kualitas kampus, diharapkan akan menarik lebih banyak calon mahasiswa dari berbagai daerah, yang pada gilirannya akan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal melalui rumah makan, penginapan, transportasi, dan layanan-layanan lainnya.
Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara juga memberikan dukungan penuh terhadap proyek pembangunan ini. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Ichwan, M.Si., menyatakan bahwa universitas ini merupakan aset berharga bagi pengembangan pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia. “Kami sangat mendukung upaya Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas akademik. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi,” katanya dalam pernyataannya yang ditulis khusus untuk acara peluncuran.
### Komitmen Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial
Salah satu aspek yang menjadi penekanan khusus dalam proyek pembangunan ini adalah komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Desain arsitektur kampus yang baru mengintegrasikan prinsip-prinsip green building, termasuk penggunaan material ramah lingkungan, sistem pencahayaan hemat energi, dan tata letak bangunan yang memaksimalkan ventilasi alami.
Direktur Operasional Universitas Muhammadiyah Kendari, Ir. Syaiful Bahri, M.T., menjelaskan detail teknis dari implementasi komitmen keberlanjutan ini. “Kami akan memasang panel surya dengan kapasitas 200 kW untuk memenuhi kebutuhan energi kampus. Sistem water recycling yang kami bangun akan mengurangi konsumsi air bersih hingga 40 persen. Kami juga mengalokasikan 30 persen dari luas kampus sebagai area hijau dan taman yang akan meningkatkan kualitas udara dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan,” jelasnya secara rinci.
Lebih jauh, universitas juga berkomitmen untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan melalui program corporate social responsibility (CSR). Beberapa program CSR yang akan dilaksanakan selama masa konstruksi antara lain pelatihan keterampilan kerja konstruksi untuk masyarakat, program beasiswa untuk siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di wilayah sekitar kampus, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi pemasok material konstruksi.
### Harapan dan Tantangan ke Depan
Meskipun proyek ini dirancang dengan matang dan memiliki sumber pendanaan yang jelas, tetap ada tantangan yang perlu diantisipasi dalam pelaksanaannya. Faktor cuaca ekstrem di wilayah Kendari selama musim hujan, dinamika perubahan kebijakan pemerintah, dan fluktuasi harga material konstruksi menjadi beberapa risiko yang telah diidentifikasi dalam analisis kelayakan proyek.
Namun demikian, Tim Manajemen Proyek yang telah dibentuk khusus untuk mengawasi implementasi proyek ini mengungkapkan optimisme bahwa semua tantangan dapat diatasi melalui perencanaan yang matang, koordinasi yang efektif, dan monitoring yang ketat. “Kami telah menyiapkan contingency plan untuk berbagai skenario yang mungkin terjadi. Tim kami terdiri dari profesional berpengalaman di bidang manajemen proyek, teknik sipil, dan manajemen risiko,” ujar Ketua Tim Manajemen Proyek, Ir. Dwi Santoso, M.Eng.
### Penutup
Peluncuran proyek pembangunan infrastruktur Kampus Baruga Universitas Muhammadiyah Kendari pada 9 April 2026 ini menandai babak baru dalam sejarah perkembangan institusi pendidikan ini. Dengan investasi sebesar Rp 85 miliar dan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait, universitas ini siap menghadirkan fasilitas dan infrastruktur berkelas internasional yang akan mendukung proses pembelajaran dan penelitian berkualitas tinggi.
Proyek ini bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi merupakan manifestasi nyata dari visi universitas untuk menjadi institusi pendidikan yang relevan, berkualitas, dan berkelanjutan. Melalui fasilitas-fasilitas modern yang akan dibangun, diharapkan Universitas Muhammadiyah Kendari dapat terus menghasilkan lulusan yang kompeten