KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) Kampus Baruga merayakan pencapaian signifikan dalam perjalanan peningkatan kualitas akademik institusi. Pada hari Jumat, 13 April 2026, kampus yang berlokasi di Jalan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, resmi mengumumkan perolehan status akreditasi institusional dengan peringkat “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pengumuman ini menjadi momentum bersejarah bagi institusi pendidikan tinggi swasta di Sulawesi Tenggara yang telah berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia profesional selama lebih dari dua dekade.
Seiring dengan prestasi akreditasi tersebut, Universitas Muhammadiyah Kendari secara bersamaan meluncurkan roadmap komprehensif bertajuk “Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Penelitian 2026-2030” yang akan menjadi panduan strategis pengembangan institusi untuk lima tahun ke depan. Program ini mencakup berbagai inisiatif mulai dari penguatan kapasitas dosen, pengembangan infrastruktur akademik digital, hingga peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.
Pencapaian Akreditasi Institusional “A”
Perolehan akreditasi institusional “A” merupakan hasil dari upaya kerja keras seluruh ekosistem akademik Unmuh Kendari Kampus Baruga. Proses akreditasi yang komprehensif berlangsung selama dua tahun, melibatkan evaluasi mendalam terhadap tujuh standar nasional pendidikan tinggi. Tim evaluator BAN-PT melakukan kunjungan evaluasi diri dan verifikasi lapangan pada bulan Februari hingga Maret 2026, memeriksa secara teliti berbagai aspek mulai dari visi misi, tata kelola, sumber daya manusia, kurikulum, hingga kerjasama dan inovasi.
Dalam dokumen akreditasi yang diterima kampus, evaluator mencatat peningkatan signifikan dalam beberapa aspek kunci. Pertama, tingkat kesejahteraan dan kompetensi dosen menunjukkan peningkatan dengan 87% dosen telah menyelesaikan pendidikan minimal S2 dan 42% di antaranya memiliki sertifikat pendidik profesional. Kedua, investasi infrastruktur teknologi informasi telah menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang terintegrasi, dengan laboratorium komputer dan ruang kelas multimedia tersebar di seluruh kampus Baruga. Ketiga, kerjasama penelitian dengan institusi nasional dan internasional menunjukkan tren positif, dengan rata-rata 15 publikasi ilmiah diterbitkan oleh dosen setiap tahunnya.
Status akreditasi “A” ini menempatkan Unmuh Kendari Kampus Baruga dalam kategori tertinggi penyelenggaraan pendidikan tinggi. Dalam konteks pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara, pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen institusi terhadap standar kualitas internasional.
Respons dan Apresiasi Pimpinan Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Yusran, M.Si., menyampaikan rasa antusias mendalam atas pencapaian ini. “Akreditasi institusional ‘A’ bukan akhir dari perjalanan kami, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan. Kami sangat berterima kasih kepada setiap anggota civitas akademika yang telah bekerja keras, dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga orang tua mahasiswa,” ujar Prof. Yusran dalam konferensi pers yang digelar di Aula Utama Kampus Baruga, Jumat (13/4/2026).
Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa capaian akreditasi ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam mengembangkan insan berkarakter, berilmu, dan berwawasan global. “Khususnya di Kampus Baruga, kami telah membangun fondasi yang kuat. Sekarang saatnya kami mengakselerasi inovasi dalam pembelajaran, meningkatkan engagement dengan industri dan masyarakat, serta memperkuat riset yang aplikatif dan berdampak sosial,” tambahnya.
Senada dengan Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. H. Baharuddin, M.Pd., menjelaskan detail-detail peningkatan kualitas yang menjadi landasan perolehan akreditasi tersebut. “Kami telah melakukan reformasi kurikulum di semua program studi untuk memastikan relevansi dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Selain itu, kami juga menerapkan sistem pembelajaran blended learning yang mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran berbasis digital,” jelas Dr. Baharuddin.
Program Peningkatan Mutu 2026-2030: Strategi Jangka Panjang
Untuk mempertahankan dan meningkatkan pencapaian akreditasi institusional “A”, Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Baruga meluncurkan Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Penelitian 2026-2030. Roadmap strategis ini dirancang dengan melibatkan stakeholder internal maupun eksternal, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, mitra industri, dan pemerintah daerah.
Program Peningkatan Mutu 2026-2030 tersegmentasi menjadi empat pilar utama. Pilar pertama adalah “Penguatan Ekosistem Pembelajaran Berkualitas”, yang mencakup pengembangan pembelajaran student-centered, penerapan pedagogika inovatif, dan peningkatan sarana prasarana pembelajaran. Target dalam pilar ini adalah 100% program studi menerapkan pembelajaran berbasis masalah dan proyek, serta peningkatan rasio mahasiswa terhadap dosen menjadi 1:20.
Pilar kedua berfokus pada “Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia”. Strategi ini meliputi program pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk dosen, pelatihan keterampilan digital untuk semua tenaga akademik, serta program mentoring dan coaching untuk pemimpin akademik. Target yang ditetapkan adalah 100% dosen memiliki minimal S2 pada tahun 2028, dan 50% dosen memiliki pengalaman pembelajaran di luar negeri.
Pilar ketiga adalah “Peningkatan Kualitas Penelitian dan Inovasi”. Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen meningkatkan jumlah publikasi ilmiah berkualitas, mendorong penelitian yang menghasilkan produk inovatif, serta membangun pusat-pusat keunggulan penelitian di bidang tertentu. Pilar ini juga mencakup penguatan kerjasama dengan institusi penelitian nasional dan internasional untuk meningkatkan impact factor penelitian dosen.
Pilar keempat fokus pada “Penguatan Engagement Sosial dan Kemitraan Strategis”. Dalam pilar ini, kampus akan mengembangkan program-program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, membangun kemitraan strategis dengan industri untuk magang dan penempatan lulusan, serta memperkuat peran alumni dalam pengembangan institusi.
Infrastruktur dan Teknologi Mendukung Peningkatan Mutu
Dr. Ir. Siti Nurhaliza, M.T., Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Kampus Baruga, menjelaskan investasi infrastruktur yang telah dilakukan. “Kami telah menginvestasikan lebih dari 45 miliar rupiah untuk pembangunan dan renovasi infrastruktur akademik dalam tiga tahun terakhir. Ini termasuk pembangunan gedung perpustakaan digital berstandar internasional, laboratorium terintegrasi untuk program-program teknik dan sains, serta fasilitas student center yang mendukung kolaborasi akademik,” ujar Dr. Nurhaliza.
Teknologi informasi menjadi tulang punggung transformasi akademik di Kampus Baruga. Platform Learning Management System (LMS) yang terintegrasi memungkinkan pembelajaran hybrid, sistem informasi akademik berbasis cloud computing memfasilitasi adminstrasi yang efisien, dan infrastruktur cybersecurity yang kuat melindungi data institusi dan civitas akademika. “Investasi teknologi ini bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi tentang memberdayakan mahasiswa dan dosen untuk belajar dan mengajar dengan lebih efektif,” tambahnya.
Respons Stakeholder dan Dampak Sosial
Ketua Senat Mahasiswa Kampus Baruga, Muhammad Rizki Pratama, mengapresiasi langkah-langkah peningkatan mutu yang dilakukan institusi. “Sebagai mahasiswa, kami merasakan langsung dampak positif dari berbagai inisiatif peningkatan kualitas ini. Fasilitas pembelajaran yang lebih baik, dosen yang lebih berkompeten, dan kesempatan untuk terlibat dalam penelitian membuat pengalaman akademik kami semakin bermakna,” ungkap Rizki dalam sesi diskusi dengan jurnalis.
Dari perspektif industri, General Manager PT. Energi Nusantara Kendari, Budi Santoso, yang juga mitra utama kampus dalam program magang dan rekrutmen, memberikan apresiasi. “Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Baruga telah konsisten menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Dengan akreditasi ‘A’ ini dan program peningkatan mutu yang terencana, kami melihat peluang yang lebih besar untuk kolaborasi dalam pengembangan kurikulum dan program magang yang disesuaikan dengan kebutuhan industri energi terbarukan,” katanya.
Harapan dan Proyeksi Masa Depan
Menjelang penutupan, Rektor Prof. Dr. H. Muh. Yusran mengungkapkan visi jangka panjang Kampus Baruga. “Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Baruga akan menjadi rujukan institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara. Kami ingin menciptakan ekosistem akademik yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga inovator dan pemimpin yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan masyarakat,” katanya dengan penuh keyakinan.
Program-program yang telah dicanangkan, didukung dengan akreditasi institusional “A” yang baru diraih, menempatkan Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Baruga dalam posisi strategis untuk melanjutkan pertumbuhan dan pengembangan institusi. Dengan komitmen yang kuat dari seluruh civitas akademika dan dukungan stakeholder eksternal, institusi ini siap menghadapi tantangan dan peluang di era pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Kesimpulan
Perolehan akreditasi institusional “A” oleh Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Baruga merupakan bukti nyata dedikasi institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Melalui program peningkatan mutu 2026-2030 yang komprehensif, kampus ini siap untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia berkualitas bagi Sulawesi Tenggara dan Indonesia secara luas. Perjalanan menuju keunggulan akademik terus berlanjut, dan Kampus Baruga telah menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkannya.
—
Artikel ini diterbitkan pada 13 April 2026. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Penelitian 2026-2030, dapat menghubungi Humas Universitas Muhammadiyah Kendari melalui email [email protected] atau telepon (0401) 3190-xxx.